Mukhlisin mengatakan langkah antisipasi tersebut tak hanya dilakukan dengan fogging semata. Ia bersama jajarannya turut mengontrol secara rutin kondisi kebersihan kamar hunian warga binaan.
Selain itu, ia bersama jajarannya berkomitmen pula melakukan pengecekan kondisi kesehatan secara rutin dari para warga binaan. Pengecekan kesehatan tersebut, tegasnya, akan dilakukan mulai dari pagi, sore bahkan malam hari.
”Karena bagaimana pun, Rutan menjadi salah satu lokasi yang cenderung punya resiko tinggi terjangkit penyakit DBD. Jumlah penghuni yang ada di sini cukup banyak, apalagi sedang musim penghujan. Kondisi dan kualitas air yang digunakan baik oleh petugas dan oleh warga binaan juga turut kita cek,” bebernya.
Page 2 of 2
Via:
Ricardo Hutabarat
